Cara Ini yang Dilakukan Reynhard Sinaga untuk Memancing Korbannya


Memang hukuman kurungan penjara seumur hidup dirasa pantas untuk Reynhard Sinaga WNI yang berada di Manchester dengan kasus pemerkosaan. Kejahatan seksual yang dilakukan oleh Reynhard ini diketahui sudah dilakukanny apada 190 orang, namun polisi meyakini korban dari kejahatan ini ada 195 orang. 48 orang diantaranya diperkosa secara berulangm dan yang lebih mengejutkan lagi para korban kejahatan Reynhard adalah laki-laki.

Pada tahun 2017 dirinya sudah ditangkap dan sudah menjalakni 4 persidangan terpisah sejak saat itu. Dalam sejarah Inggris kasus Reynhard ini adalah pelaku pemerkosaan dengan korban terbanyak di Inggris.

Untuk menarik para korban, Reynhard memancing dengan cara mengajak para korban dengan menawarkan minum atau mengisi baterai ponsel. Dan pada saat itu dirinya membius pada korban dan memerkosanya sambil merekam, Reynhard juga menceritakan perbuatannya ini di grup WhatsApp.

Dalam investigasi, polisi menemukan pesan-pesan WhatsApp dari Reynhard yang menunjukkan pola kejahatan seksualnya. Dalam satu obrolan WhatsApp, Reynhard memberi tahu seorang teman bahwa ia akan segera hidup sendirian.

"Kamu bisa mendapatkan banyak pria straight (heteroseksual)," jawab seorang teman.

"Hahahah. Maksudmu seperti ini?", jawab Reynhard sambil mengirim foto korbannya yang tak sadarkan diri.

Teman-temannya yang saat itu tidak mengetahui kejahatan Reynhard hanya membalas pesan dengan tertawa. Korban yang fotonya dikirimkan adalah pemuda 21 tahun yang dipancingnya ke apartemen.

"Dia lugu, seperti anak muda lainnya. Dia memiliki logat daerah selatan yang maskulin," kata Reynhard dalam pesan.

Dalam obrolan WhatsApp itu, ia mengaku mempertimbangkan menggunakan obat-obatan terlarang seperti GHB dan GBL sebagai obat bius.

"Satu tetes seharusnya sudah cukup," kata Reynhard dalam pesan.

Pesan tersebut bukanlah yang pertama, sebulan sebelumnya ia juga menceritakan kepada temannya tentang pengalaman seks dengan seorang pria. Reynhard menceritakan hal tersebut layaknya seks konsensual, di mana sebenarnya itu adalah pemerkosaan.


"Saya tidak mendapatkan ciuman Tahun Baru, tapi saya sudah melakukan hubungan seks pertamaku di tahun 2015. Saya bertemu dengannya di pabrik di sebelah apartemen saya. Straight, 22, bermain sepak bola dan bekerja di klub," tuturnya dalam pesan.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Skandal Letter of Credit Sudah Melibatkan Mukhamad Misbakhun

Ternyata Disinfektan Tak Disarankan Langsung Disemprotkan ke Tubuh

Pemberian Bukti Pada KPK Guna Mempercepat Tuntaskan Kasus Century